Sekilas Tentang Nginx

on April 14th, 2011 by Moch. Luthfi Rahmadi |

Nginx (baca: engine x) adalah sebuah server HTTP dan reverse proxy bebas berbasis open-source yang berkemampuan tinggi, juga dapat digunakan sebagai server proxy IMAP/POP3. Perangkat lunak ini diciptakan oleh Igor Sysoev pada tahun 2002, dan dirilis untuk pertama kalinya secara umum pada tahun 2004. Saat ini Nginx digunakan oleh 7,65% (22.8juta) nama domain di seluruh dunia.

Nginx terkenal karena performanya yang tinggi, stabil, memiliki banyak fitur, mudah dikonfigur, dan menggunakan hanya sedikit sumberdaya pada server.

Nginx adalah salah satu dari sebagian kecil perangkat lunak untuk server yang diciptakan untuk mengatasi Problem C10K. Tidak seperti perangkat lunak server yang umum lainnya, Nginx tidak bergantung kepada thread untuk melayani klien. Sebaliknya, Nginx menggunakan arsitektur asynkronus yang lebih stabil. Arsitektur ini membutuhkan lebih sedikit memory, dan yang lebih penting, dapat diperkirakan.

Bahkan jika Anda tidak mengharapkan server Anda untuk mengatasi ribuan koneksi pada saat yang bersamaan, Anda masih dapat diuntungkan dengan pemakaian memory yang sedikit namun berkemampuan tinggi. Nginx dapat digunakan dalam semua skala: mulai dari VPS kecil hingga dengan cluster server dalam jumlah besar.

Nginx digunakan oleh beberapa website ternama seperti: WordPress, Hulu, Github, Ohloh dan TorrentReactor.

Beberapa penyedia hosting di Indonesia pun mulai menggunakan Nginx diantaranya:

  • IIXCenter.comHosting IIX, Hosting Indonesia Murah dengan cPanel, dan Domain Murah
  • Amikom.usHosting USA Murah dengan cPanel, dan Domain Murah

Ingin mencoba kecanggihan Server HTTP Nginx? silakan mencoba dari beberapa web hosting yang telah direferensikan diatas.

Sumber: http://wiki.nginx.org/

Jika Anda suka dengan artikel ini silakan Like!

Berlangganan Artikel Yuk!! Masukkan emailmu pada form berikut…






Baca juga artikel lainya ^^

{Leave a response }

  1. Nginx memang mantef… tp denger2 sering bermasalah htaccessnya ya…. dan kadang sulit di konfigurasi…

  2. furkan says:

    wahh makasih artikelnya :)
    jadi semakin tau selain apache ada juga engine x :D

  3. iwaklele says:

    Maksudnya “tidak bergantung lepada thread” dan arsitektur asynchronous itu apa?

  4. OKEdesign says:

    belum pernah coba…sampai saat ini baru nyoba apache dan litespeeds

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>