Sekilas Tentang Nginx

Nginx (baca: engine x) adalah sebuah server HTTP dan reverse proxy bebas berbasis open-source yang berkemampuan tinggi, juga dapat digunakan sebagai server proxy IMAP/POP3. Perangkat lunak ini diciptakan oleh Igor Sysoev pada tahun 2002, dan dirilis untuk pertama kalinya secara umum pada tahun 2004. Saat ini Nginx digunakan oleh 7,65% (22.8juta) nama domain di seluruh dunia.

Nginx terkenal karena performanya yang tinggi, stabil, memiliki banyak fitur, mudah dikonfigur, dan menggunakan hanya sedikit sumberdaya pada server. Continue reading Sekilas Tentang Nginx

KlikBCA Versi Smartphone

Perkembangan teknologi semakin memberikan keleluasaan transaksi perbankan yang lebih mudah, aman dan nyaman. Untuk meningkatkan layanan kepada nasabah BCA, maka saat ini BCA telah meluncurkan layanan KlikBCA versi smartphone.

Melalui fasilitas KlikBCA versi smartphone, nasabah BCA dapat melakukan transaksi di mana saja dan kapan saja dengan menggunakan smartphone.

Pada tahap awal, KlikBCA versi smartphone dapat digunakan untuk 4 (empat) tipe smartphone yaitu Apple iPhone, BlackBerry, Nokia E71, dan Sony Ericsson Xperia X1. Tentunya ke depan BCA akan terus melakukan pengembangan sehingga KlikBCA dapat diakses melalui smartphone tipe lainnya.

Untuk mengakses KlikBCA versi smartphone, cukup kunjungi situs www.klikbca.com melalui ponsel Anda, lalu klik login pada Internet Banking Individual, setelah itu nikmati tampilan KlikBCA yang telah disesuaikan untuk ponsel Anda. Atau untuk layanan ini Anda juga dapat langsung akses ke https://m.klikbca.com dimana Anda akan langsung mendapat layar login KlikBCA. Untuk selanjutnya Anda dapat melakukan transaksi perbankan yang diinginkan.

Informasi lebih lanjut klik http://www.klikbca.com/individual/silver/news.html?p=2804

Gambar preview KlikBCA Versi Smartphone di atas adalah preview menggunakan Smartphone saya (Moch. Luthfi Rahmadi) yaitu Motorola Q GSM dengan sistem operasi Windows Mobile 6.0 dan browser Internet Explore Mobile

Posted By: Maz-V

15 Tahun Mendatang Manusia Bisa Kontak Alien?

BUDAPEST – Seorang peneliti pemerintahan Bulgaria mengklaim, Alien atau makhluk luar angkasa benar-benar hadir di bumi. Bahkan lewat sejumlah penelitian ia mengaku telah melakukan komunikasi dengan ”makhluk luar” tersebut.

“Alien saat ini ada di sekitar kita dan mereka mengawasi kita sepanjang waktu,” ujar Lachezar Filipov, Deputi director Space Research Institute, Bulgarian Academy of Sciences seperti dilansir Telegraph, Kamis (26/11/2009).

Kontak yang dilakukan Filipov tersebut merupakan kontak berbentuk simbol-simbol kompleks. Peneliti mengungkapkan telah memberikan 30 ”pertanyaan” kepada alien, dan diakui Filipov ia kemudian menganalisa sejumlah tanda-tanda balasan dari ”makhluk luar” itu.

“Mereka tidak bermusuhan dengan kita, tapi meraka akan membantu kita tapi kita belum berkembang untuk melakukan kontak langsung dengan mereka,” kata Filipov.

Dikatakannya, kemungkinan dalam 10 hingga 15 tahun mendatang manusia akan dapat melakukan kontak dengan alien.

Penelitian ini, langsung mengundang sejumlah kontoversi dari para peneliti lainnya di Bulgaria. (ugo)

Sumber: http://techno.okezone.com

Garam Bisa Jadi Baterai Sekali Pakai

WASHINGTON – Bongkahan garam balok yang terlihat basah dan lembab mungkin nampak tidak menarik untuk dilihat maupun digunakan sebagai penambah bumbu dalam masakan. 

Namun jika Anda memotong dan menumpuknya sedemikian rupa, garam tersebut bisa menghasilkan sejumlah daya energi yang bisa membuat Anda terkesan. 

Penemuan ini kemudian menjadi bekal pengetahuan bagi para ilmuwan di Swedia untuk menciptakan baterai berbahan dasar garam dan kertas yang bisa menghasilkan energi listrik sebesar satu volt. 

Mereka berharap, setidaknya baterai dengan daya tak terlalu besar ini suatu hari bisa memberikan tenaga bagi sensor biodegradable atau sensor yang dapat hancur oleh bakteri. 

“Kami ingin membuat sebuah baterai yang sangat sederhana dan menggunakan bahan yang sama pada kedua elektrodanya,” kata Professor Leif Nyholm dari Uppsala University, Swedia seperti dikutip dari ABC News, Senin (19/10/2009). 

“Untuk membuatnya sederhana, kami hanya menaruh NaCl yang merupakan senyawa garam pada kedua elektroda baterai,” tambahnya. 

Baterai yang diciptakan Nyholm dan timnya memiliki ukuran setipis kertas. Namun baterai tersebut terbuat dari banyak lapisan selulosa yang terbungkus dalam sebuah polimer konduktif setebal 50 nanometer dan diselipkan di antara lapisan kertas penyaring. 

Kemudian, sedikit air akan membantu ion chlorine mengarah pada elektroda negatif sementara elektron menuju elektroda positif.

Keseluruhan baterai rakitan dengan ketebalan hanya beberapa milimeter ini terbungkus dalam plastik. Menurut Nyholm, semakin banyak tumpukan garam maka akan semakin besar daya yang dihasilkan. 

Nyholm juga menyebutkan, baterai garam dan kertas ini tidak memiliki daya sebesar baterai yang berbahan lithium, kobalt atau nikel. Namun menurutnya, baterai ini dapat mengisi ulang tenaga lebih cepat.

Itu sebabnya, baterai ini tidak bisa digunakan untuk laptop atau ponsel. Baterai yang merupakan komponen ramah lingkungan ini lebih cocok digunakan untuk perangkat seperti sensor yang memonitor temperatur serta kelembaban udara. (rah)

Sumber: http://techno.okezone.com