{"id":1147,"date":"2010-10-15T13:37:50","date_gmt":"2010-10-15T13:37:50","guid":{"rendered":"http:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/?p=1147"},"modified":"2010-11-06T04:47:38","modified_gmt":"2010-11-06T04:47:38","slug":"sekolah-itu-untuk-mencari-ilmu-bagian-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/sekolah-itu-untuk-mencari-ilmu-bagian-1.html","title":{"rendered":"Sekolah itu untuk Mencari Ilmu (Bagian 1)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.mazvi.com\" target=\"_blank\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" title=\"STMIK AMIKOM Yogyakarta\" src=\"http:\/\/i56.tinypic.com\/2yynyc1.jpg\" alt=\"\" width=\"336\" height=\"336\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika saya <strong>LULUS<\/strong> dari<strong> SMA N 1 Gamping Yogyakarta<\/strong> saya langsung mendaftar di <strong>STMIK AMIKOM Yogyakarta<\/strong>. Sehingga saya <strong>BUKAN TIDAK DITERIMA<\/strong> di perguruan tinggi seperti <strong>UGM<\/strong>, <strong>UNY<\/strong> atau apalah&#8230; tetapi saya memang <strong>TIDAK MENDAFTAR <\/strong>pada perguruan tinggi tersebut\u00a0alias <strong>WEGAH<\/strong> bahasa jawanya!<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak orang bilang &#8220;Kok ga coba UGM dulu??&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jawab saya &#8220;Lha saya tidak mencari pekerjaan kok, saya ingin jadi pengusaha pak :-)&#8221;..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Orang itu menjawab, &#8220;Di UGM kan bagus cari pekerjaan gampang&#8221;.. Jujur mendengar jawaban ini saya<strong> SAKIT HATI! <\/strong>Mindset orang INDONESIA sudah pada salah! kebanyakan orang melihat kesuksesan itu dapat diraih dari sekolah yang menurut mereka bagus&#8230; Sedang <strong>ALLAH<\/strong> itu Maha Adil, semua tempat menuju kesuksesan asal kita <strong>IKHLAS<\/strong> menjalaninya InsyaAllah\u00a0<strong>SUKSES<\/strong> menghampiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya jawabnya &#8220;gak pak, tetep bagus <strong>AMIKOM<\/strong> kok :-)&#8221;..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Andai saya bisa menjawab sesuai dengan perasaan saya,\u00a0saya akan menjawab &#8220;<strong>BAJINGAN PAK! <\/strong>(Astagfirullahaladzim)\u00a0terserah saya mo kuliah dimana! Anda tidak berhak menentukan tujuan hidup saya! <strong>SAYA PUNYA CITA-CITA YANG TINGGI!<\/strong> JANGAN TURUNKAN DERAJAT CITA-CITA SAYA DENGAN MENYARANKAN SAYA MASUK UGM!! DAN JADI PEKERJA! <strong>INGAT SAYA ADALAH PENGUSAHA!<\/strong>&#8220;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #ff0000;\">*maaf apabila ada kata kasar pada tulisan saya ini, karena saya benar-benar sakit hati dan banyak orang menyarankan saya masuk UGM padahal saya GAK MAU di UGM<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Orang lain tidak tau tentang diri kita, hanya diri kita sendiri yang tau keputusan apa yang harus diambil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengapa saya langsung memilih <strong>STMIK AMIKOM Yogyakarta<\/strong> tanpa mengikuti <strong>SNMPTN<\/strong>?? pertimbangan saya adalah\u00a0<strong>STMIK AMIKOM Yogyakarta<\/strong> berbeda dengan Perguruan Tinggi lainnya baik dari <strong>PTN<\/strong> maupun <strong>PTS<\/strong>. Perbedaan mendasarnya <strong>STMIK AMIKOM Yogyakarta <\/strong>menjadikan mahasiswanya sebagai <strong>pengusaha professional<\/strong>, dan bukan sekedar ahli di jurusan tertentu. Dan memang tujuan saya bukan mencari perkerjaan, melainkan mendirikan sebuah perusahaan jadi saya mantep untuk kuliah di <strong>STMIK AMIKOM Yogyakarta<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika ada orang tanya &#8220;Mengapa di <strong>AMIKOM<\/strong> pake dasi?? kmu ga malu fi pake dasi??&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya jawab Tentu saya tidak malu, dan saya malah <strong>BANGGA<\/strong> :-), karena memang beginilah pribadi seorang Pengusaha, Direktur, CEO, atau Founder sebuah perusahaan besar. ^^<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SANGAT KEREN<\/strong> sekali bagi saya berangkat Kuliah mengenakan pakaian rapi berdasi dengan sepatu pantofel layaknya seorang <strong>PENGUSAHA SUKSES<\/strong> \ud83d\ude42<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat awal masuk <strong>STMIK AMIKOM Yogyakarta<\/strong> mahasiswa wajib mengikuti PSU (<strong>Pelatihan Super Unggul<\/strong>) Sebuah pelatihan yang membentuk watak seorang <strong>Pemimpin Pengusaha SUKSES<\/strong> yang memiliki <strong>Visi dan Misi yang tinggi<\/strong>. Dan sekarang banyak mahasiswa dari perguruan tinggi lain yang mengajukan proposal ke <strong>STMIK AMIKOM Yogyakarta<\/strong> untuk mengikuti PSU.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mungkin orang-orang INDONESIA kurang menghargai, tetapi Badan Pendidikan <strong>PBB UNESCO<\/strong> menjadikan <strong>STMIK AMIKOM Yogyakarta<\/strong> sebagai contoh salah satu perguruan tinggi swasta di dunia dalam A New Dynamic Private Higher Education.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bersambung&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sekolah itu untuk Mencari Ilmu (Bagian 2): <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/sekolah-itu-untuk-mencari-ilmu-bagian-2.html\">https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/sekolah-itu-untuk-mencari-ilmu-bagian-2.html<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika saya LULUS dari SMA N 1 Gamping Yogyakarta saya langsung mendaftar di STMIK AMIKOM Yogyakarta. Sehingga saya BUKAN TIDAK DITERIMA di perguruan tinggi seperti UGM, UNY atau apalah&#8230; tetapi saya memang TIDAK MENDAFTAR pada perguruan tinggi tersebut\u00a0alias WEGAH bahasa jawanya!<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15,22],"tags":[97,93,94,95,171,96,92],"class_list":["post-1147","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-motivasi","category-sharing","tag-amikom","tag-cita-cita","tag-kuliah","tag-mencari-ilmu","tag-motivasi","tag-pengusaha","tag-tujuan-hidup"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1147"}],"version-history":[{"count":31,"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1147\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1278,"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1147\/revisions\/1278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.mazvi.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}